Superhero Indonesia
Setiap orang pasti pernah punya masa-masa memiliki jagoan super, pahlawan super, superhero dalam kehidupannya. Superhero yang saya maksud disini bukan Manusia SUPERRRnya Mario Teguh ya.. hehehe.. tapi tokoh rekaan yang mempunyai keahlian super seperti bisa terbang, bisa mengeluarkan sinar laser penghancur dan sebagainya. Namun kalau diperhatikan hampir rata-rata Superhero idola itu adalah produk Import, sebut saja yang paling populer Superman, Batman, Ironman .. lanjut produk import dari Jepang Kamen Rider, Power Ranger, Naruto.
Nahhh.. SUPERHERO ASLI INDONESIA kemana ? ada nggak sih ?? … eh jangan salah Indonesia juga punya lho tokoh superhero … walaupun banyak tokoh-tokoh superhero itu ada di masa lalu, masa-masa dimana televisi belum menjadi raja, sehingga komikus-komikus masih bisa berkarya dan karyanya masih dihargai… ya , karena superhero Indonesia itu dulu tumbuh dan berkembang lewat buku-buku komik. Supaya tokoh-tokoh superhero Indonesia itu nggak kekubur saya coba tampilin beberapa disini ya, supaya generasi sekarang dan masa datang lebih kenal aja.
Hidup Baru Di Jember
Sudah lama nggak update blog…. waduh udah bulukan nih blog.. hehehe… *nyapu-nyapu sarang laba-laba*
Anyway, sekarang saya sudah pindah domisili, yup.. pindah tempat tinggal, sudah tidak tinggal dan keliaran di area Jabodetabek lagi, karena perintah dan penugasan dari Kantor tempat saya bekerja, sekarang saya pindah ke Jember, Jawa Timur. Dimana tuh…? wah untuk lokasi tepatnya silahkan googling aja ya… Jember itu kira-kira 5-6 Jam perjalanan darat (via Mobil atau Kereta Api) dari Surabaya ke arah Selatan Kiri …
Udaranya Jember jauh lebih adem kalau dibandingkan hawa Jabodetabek, secara Jember ada di kaki dari 2 pegunungan yaitu Pegunungan Ijen dan Pegunungan Iyang. Kotanya tidak terlalu besar dan tenang, tidak ramai namun tidak terlalu sepi juga.
Biasa tinggal di kota besar Jakarta dan pindah ke kota kecil yang tenang, kesan pertama senang …. senang bebas dari kemacetan, dari keruwetan jalanan Jakarta. Coba aja lihat perbandingannya, kalau di Jakarta saya baru sampai rumah paling cepat jam 7 malam, kalau lagi apes (biasanya begitu), kena macet sampai rumah sekitar jam 8-9 malam … capek abis nyetir dan bete kena macet.. pasti. Tapi di Jember, jam 5 sore saya sudah bisa keluar dari kantor, jam 5 lewat 5 menit sudah sampai di Rumah … mandi, magrib, nunggu Isya.. jam 8 biasanya udah tidur … hehehe.. beda banget ya … hidup jauuh lebih tenang dan damai.
Film "3 Idiots", Find Your Passion And Live With It !!!
Terus terang saja, sewaktu saya pertama kali memutuskan untuk menonton film “3 Idiots” ini saya tidak tahu sama sekali tentang apa film ini sebenarnya, yang saya tahu bahwa di twitter banyak celeb Indonesia yang ribut merekomendasikan film 3 Idiots ini … oh well saya pikir ini mungkin film terbarunya Desta Club 80s dan Ringgo .. aka film komedi Indonesia. So cari-cari info ternyata cuma di putar di Blitz Pacific Place dan itupun hanya di satu studio saja …. dan betapa kagetnya saya harga tiketnya Rp. 75 ribu / orang .. wow.. pasti ada yang spesial dengan film ini, this movie should be as good as the price kata saya dalam hati.
Waktu sudah duduk di dalam bioskop, saya tambah kaget ketika tau ini film Bollywood … bukannya saya under estimate atau tidak suka film India, tapi bener2 nggak nyangka aja.. lho kok bayar mahal2 75 ribu perak buat nonton film Bollywood … gile aje deh..hehehe…
Tapi setelah scene demi scene dilalui, semua under estimate dan rasa penyesalan bayar mahal 75 ribu itu hilang seketika. Film 3 idiots ini malah jauh diatas expetasi saya. .. baguss sekali, nggak nyesel deh bayar 75 ribu tadi.
Nonton Oriental Circus Indonesia Di Kelapa Gading
Circus – Flying Acrobatic
25 Des 2009
Location : Oriental Circus Indonesia – Kelapa Gading, Jakarta
Canon Powershot SX 20is, Exposure : 1/15 sec at f 3.2, Focal Length 7.13 mm, ISO Speed : ISO 800, Flash : Did not fire, Tripod : No , Filter : No, Post-processing : No
Daftar 40 Orang Terkaya di Indonesia Thn 2009 (Base On Forbes Magazine)

Berikut ini daftar 40 orang terkaya (paling makmur) di Indonesia pada tahun 2009 yang dirilis oleh Majalah Forbes pada tanggal 02 Desember 2009 kemarin :
1. R. Budi & Michael Hartono (Djarum Group) $7 billion
Dua Bersaudara yang memiliki produsen pembuat rokok cengkeh terbesar kedua di Indonesia, Djarum. Baru-baru ini Amerika Serikat memang melarang import rokok kretek tapi kemungkinan besar tidak akan memiliki dampak besar untuk pasar Djarum di Indonesia. Selain itu, sebagian besar keuntungan sekarang dihasilkan dari Bank Central Asia, yang laba bersih naik 27% untuk tiga kuartal pertama tahun. Selain itu juga memiliki banyak usaha property seperti Grand Indonesia, high-end mal dan gedung perkantoran.
2. Martua Sitorus (Wilmar International) $3 billion
Direktur dan Chief Operating Officer bersama agribisnis Wilmar Internasional, yang ia dirikan pada tahun 1991. Perusahaan ini menghasilkan keuntungan naik 24% pada 9 bulan pertama tahun 2009, walaupun dari segi pendapatan turun 27%, akibat rendahnya harga komoditas.
3. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam) $2.6 billion
Bersama keluarganya memiliki pabrik pembuat rokok terbesar di Indonesia Gudang Garam dimana harga sahamnya saat ini tertinggi selama 4 tahun terakhir. Susilo menjabat sebagai presiden pada Juni 2009, menggantikan anggota direksi non keluarga anggota yang tersisa di bulan Februari. Dia dan saudaranya Sumarto duduk sebagai direksi perusahaan, sementara adiknya Juni Setiawati sebagai komisaris. Kakaknya Rachman Halim sebelumnya menjalankan perusahaan sampai akahirnya meninggal dunia pada tahun 2008.
Sing – KL Trip (Part 5) : Exploring Little India
Puas nonton Song Of The Sea Show di Sentosa dan makan malam di Food Republic Vivo City, ngeliat jam.. wah masih lumayan sore juga, baru jam 21.30, akhirnya kita lanjutkan untuk jalan ke Little India. Dari Harbour Front naik MRT jalur ungu turun di Stasiun MRT Farrel Park. Tujuan utama kita ke Little India adalah ke Mustafa Center, supermarket yang buka 24 jam. Read More…
Sing – KL Trip (Part 4) : Song Of The Sea Show At Sentosa
Puas .. dan pegel walking-walking … tujuan selanjutnya saya di Singapore adalah nonton Song Of The Sea Show di Sentosa Island. Song Of The Sea ini adalah pertunjukkan di tepi pantai Sentosa Island yang memadukan tari, nyanyian dengan tehnologi laser .. dari previewnya yang saya lihat waktu googling kayaknya keren banget .. karena itu ketika saya bikin itinerary untuk jalan ke singapore ini, Song Of The Sea langsung masuk kedalam tujuan utama saya.
Sing – KL Trip (Part 3) : Singapore Walk
Tepat sekitar jam 14.30 waktu Singapore dan setelah istirahat sebentar diĀ Hotel, kita langsung mulai meng-explore Singapore. Tujuan utama kita ke Patung Merlion, patung ikan kepala singa yang udah jadi landmark Singapore. Ibaratnya kalau ke Singapore nggak ke Merlion sama aja belom sah …hehehe.. mungkin serupa dengan kalau ke Jakarta tapi belom ke Monas kali ya…
. Untuk acara jalan kaki di Singapore ini jalurnya adalah, Bugis-Esplanade-Merlion-Singapore River-Clarke Quay-Peninsula Plaza-City Hall





Recent Comments